Wednesday, August 28, 2013
Teman ; Kepercayaan ; Penghianatan
Ketika teman mulai tak bisa dipercaya,
Dan kehidupan menjadi hanya sebuah pelarian.
Dan ketika ujungnya ditemukan, kita sadar
Bahwa itu hanyalah jalan buntu..
Teman itu kaya gini :
Ternyata teman itu gak selamanya bisa jadi teman..
Dan teman itu gak selamanya bisa diharapkan..
Terus teman itu gak selamanya bisa jujur..
Hmm, teman itu juga gak selamanya bisa di percaya..
Dan kadang teman itu gak bisa saling terbuka..
Kemudian teman itu gak selamanya bisa memperbaiki kesalahan..
Dan teman itu gak selamanya bisa berkata yang menangkan..
Teman itu juga gak selamanya bisa jadi pembela dan penengah..
Lalu gak selamanya teman akan mengingat apa yang dia katakan dulu..
Semua itu tentang teman dan kepercayaan juga penghianatan.
Dan kehidupan menjadi hanya sebuah pelarian.
Dan ketika ujungnya ditemukan, kita sadar
Bahwa itu hanyalah jalan buntu..
Teman itu kaya gini :
Ternyata teman itu gak selamanya bisa jadi teman..
Dan teman itu gak selamanya bisa diharapkan..
Terus teman itu gak selamanya bisa jujur..
Hmm, teman itu juga gak selamanya bisa di percaya..
Dan kadang teman itu gak bisa saling terbuka..
Kemudian teman itu gak selamanya bisa memperbaiki kesalahan..
Dan teman itu gak selamanya bisa berkata yang menangkan..
Teman itu juga gak selamanya bisa jadi pembela dan penengah..
Lalu gak selamanya teman akan mengingat apa yang dia katakan dulu..
Semua itu tentang teman dan kepercayaan juga penghianatan.
Monday, August 26, 2013
"KABAR BAIK DARI PATMOS" - 26 Agustus 2013
Renungan Pagi "KABAR BAIK DARI PATMOS" 26 Agustus 2013
"Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah
ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah
bilangan seorang manusia dan BILANGANNYA IALAH ENAM RATUS ENAM PULUH
ENAM " (Wahyu 13:18).
Selama berabad-abad, guru-guru nubuatan
berusaha mengaitkan banyak nama dengan 666. Kaisar Nero adalah pilihan
populer pada abad-abad pertama dalam pemikiran Kristen. Hitler tentu
saja, adalah karakter yang banyak dihubungkan dengan nubuatan ini.
Bahkan sebagian orang mencoba menghubungkan angka ini dengan nama Ellen
Gould White meskipun angka 666 ini menuntut agar pribadi yang
dihubungkan dengannya adalah seorang "pria."
Baru-baru ini, pada saran kreatif menghubungkan angka ini dengan nama
Ronald Wilson Reagan, karena tiap-tiap namanya terdiri dari enam huruf.
Setelah tidak menjadi presiden lagi, dia pindah ke rumah kediaman di Los
Angeles. Jelas bahwa numerologi telah sangat merisaukannya sehingga dia
menyuruh agar alamatnya diubah dari 666 St. Cloud Drive menjadi 668.
Yang baru-baru ini disukai orang-orang adalah klaim bahwa 666 muncul
pada beberapa kode produk internasional. Karena ini berhubungan dengan
membeli dan menjual (Wahyu 13:16,17), sebagian orang berpikir bahwa itu
penting. Namun demikian, sejauh yang saya tahu, belum ada seorang pun
yang berbicara tentang mencetak kode ini pada dahi atau tangan.
Seorang warga California berjuang di pengadilan untuk mencegah agar
putrinya tidak mendapatkan suatu nomor jaminan sosial tertentu. Karena
pasangan itu memiliki nomor jaminan sosial yang terdiri dari sembilan
digit, jika digabungkan jumlahnya adalah 18, yang merupakan total dari
6+6+6. Tentu saja, angka yang Alkitabiah adalah enam ratus enam puluh
enam, bukannya enam ditambah enam ditambah enam. Jika kita memberlakukan
aturan-aturan sehingga nama-nama bisa cocok, pada akhirnya kita bisa
membuat nama apa pun cocok dengan 666. Para sarjana Alkitab, ilmuwan,
dan serikat buruh semuanya pernah mengemukakan sebagai kandidat
antikristus.
Yang lebih serius, selama berabad-abad banyak
orang Kristen yang mengalami penganiayaan berat yang berasumsi bahwa
mereka sedang melangalami masa kesusahan akhir sebelum Kedatangan Yesus
yang kedua kali. Tidak heran, jika mereka bertanya-tanya apakah Stalin,
Hitler, ataukah yang lainnya mungkin adalah antikristus zaman akhir.
Walaupun mereka mungkin salah dengan beranggapan bahwa merekalah
generasi terakhir, mereka memperoleh keberanian dengan kualitasnya, jika
bukannya menurut waktunya, mereka telah mengecap sebagian pergumulan
akhir dengan kuasa kejahatan.
Tuhan, aku berdoa supaya
spekulasi tidak akan pernah mengalihkan perhatianku dari
tantangan-tantangan yang disodorkan Kitab Suci dalam kehidupanku. Tolong
aku untuk setia kepada kenyataan Firman-Mu.
Tuhan Memberkati...
by : Angelia Charllie
Thursday, August 22, 2013
"KABAR BAIK DARI PATMOS" - 21 Agustus 2013
Renungan Pagi "KABAR BAIK DARI PATMOS" 21 Agustus 2013
"Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia MENURUNKAN API
DARI LANGIT KE BUMI di depan mata semua orang" (Wahyu 13:13).
Suatu ketika seseorang bisa merasakan pengalaman seperti ini di Lembah
Yosemite di California Tengah. Setiap musim panas, para penjaga taman
nasional akan mempertontonkan "api jatuh" dari Glacier Point, yang
tingginya lebih dari 3.000 kaki di atas dasar lembah. Orang-orang
berkerumun sebelum matahari terbenam menyaksikan acara alam singkat ini
di sebuah lokasi kamp dekat kaki gunung. Sementara acara ini
berlangsung, para penjaga taman menyalakan api unggun besar di atas
Glacier Point.
Setelah acara
berakhir, seseorang akan berteriak ke atas dinding granit vertikal:
"Biarkan apinya jatuh!" Setelah beberapa saat, akan ada tanggapan dari
para penjaga taman di atas Glacier Point, "Biarkan apinya jatuh!" Lalu
mereka menumpahkan bara panas di sisi gunung untuk membentuk air terjun
berkilauan menakjubkan yang menghilang beberapa kaki ke dalam kegelapan.
Itu benar-benar malam spektakuler. Sebagian orang bahkan menempuh jarak
beberapa ribu mil jauhnya agar dapat menyaksikan pemandangan itu.
Menurunkan api dari langit ke bumi mengingatkan para pembaca pada Kisah
Para Rasul 2:2-4. Ayat ini bercerita tentang "tiba-tiba turunlah dari
langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras.....dan tampaklah kepada
mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada
mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus."
Ayat dalam Wahyu 13 memperingatkan kita agar tidak sepenuhnya memercayai
apa yang kita lihat dengan mata dan yang kita dengar dengan telinga.
Suatu hari nanti, api Pentakosta akan tampak turun mengelilingi kita,
tetapi itu bukan hal yang sebenarnya. Seorang pengikut Setan akan
memalsukan pekerjaan Roh Kudus dan memanggil orang-orang untuk
berkomitmen kepada tritunggal palsu.
Namun cara terbaik untuk
mendeteksi suatu kepalsuan adalah dengan mengenal yang sejati. Mereka
yang dipenuhi Roh Allah akan tahu kapan yang palsu itu muncul. Dan Roh
Allah yang sejati datang kepada mereka yang mencari Allah dengan segenap
hati (Yermia 19:13) dan bersedia melakukan apa pun yang Dia minta dari
mereka (Kisah Para Rasul 5:31). Allah mengaruniakan Roh-Nya kepada kita
melalui Firman-Nya (Yohanes 6:63). Saat kita menghargai Firman Allah
melalui iman kita kepada Yesus, kita semua akan dipenuhi Roh yang
sejati. Namun ini tidak akan terjadi jika kita hanya sesekali saja
mempelajari Firman Tuhan. Demikian pula, kadang kehidupan kita bisa
menjadi terlalu penuh sesak untuk dapat mendengar suara Roh yang sejati.
Jangan biarkan tekanan dari orang-orang maupun banyak hal membuat api
Roh Kudus tidak lagi mengalir ke dalam kehidupan Anda.
Tuhan, walaupun lelah dan kewalahan, aku membutuhkan Roh-Mu seperti yang sudah-sudah.
Tuhan Memberkati...
by : Angelia Charlie
"Kabar Baik dari Patmos" - 20 Agustus 2013
Renungan Pagi hari Ini -- "Kabar Baik dari Patmos"
(20 Agustus 2013)
"Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan
matanya. IA MENYEBABKAN SELURUH BUMI DAN SEMUA PENGHUNINYA MENYEMBAH
BINATANG PERTAMA, yang luka parahnya telah sembuh" (Wahyu 13:12).
Kontras yang tajam agaknya memenuhi hidup ini. Jackie mendapati dirinya
tertarik pada artikel di surat kabar mengenai pembantaian yang terjadi
belum lama berselang di Burundi. Agaknya beberapa pemberontak Suku Hutu
telah menyerang kamp pengungsian PBB dengan belati dan pistol otomatis.
Mereka menembak dan menusuk hingga tewas kurang lebih 180 orang pria,
wanita, dan anak-anak. "Sisa-sisa tubuh terbakar mereka tergeletak di
antara peralatan memasak dan puing-puing terbakar rumah
mereka.....Serangan itu hampir menyerupai pembunuhan dalam genosida
tahun 1994 di negara tetangga Burundi, Rwanda."
Meskipun
artikel itu singkat, Jackie terdorong menempatkan dirinya dalam kisah
itu. Apakah yang dia pikirkan seandainya dia salah seorang yang selamat
dari penyerangan itu? Mengapa ini menimpaku? Bagaimanakah aku bisa hidup
tanpa keluargaku? Kepada siapakah aku bisa berpaling?
Kontrasnya, pada halaman yang sama terpampang iklan-iklan yang
menyerukan, "Ponsel keren dan bergaya. Beli satu, gratis satu." Video
mail.....Gratis selama 60 hari!" Obral pakaian musim panas! Turun harga
hingga 75 persen." Jackie bergumul menemukan hubungan antara pembantaian
di Burundi dengan video mail. Akankah mereka selamat dari pembantaian
itu peduli untuk mendapatkan ponsel yang lebih bergaya? Akankah mereka
bersemangat saat tahu bahwa busana terkini sedang obral hingga 75
persen?"
Di hari-hari terakhir umat Allah akan terjebak di
antara dua dunia yang sangat kontras. Binatang dalam Wahyu 13 memalsukan
pekerjaan Yesus dan Roh Kudus. Seperti Roh Kudus, binatang yang keluar
dari dalam bumi meninggikan yesus palsu. Kedua karakter ini,
bersama-sama dengan naga dalam pasal 12, mengadakan penipuan menjelang
krisis zaman akhir bumi.
Binatang yang keluar dari dalam bumi
memiliki dua tanduk "seperti anak domba." Dalam Kitab Wahyu, Anak Domba
yang sejati bersedia dikorbankan untuk menebus umat manusia (Wahyu
5:6,9,12). Anak Domba tidak memaksa untuk diperhatikan manusia.
Pengorbanan diri ini bukan demi keuntungan pribadi, tetapi demi
keuntungan orang lain.
Sebaliknya, binatang dalam Wahyu 13
memaksakan kehendak pada mereka yang diam di bumi. Melalui boikot dalam
bidang ekonomi (Wahyu 13:16,17) serta ancaman kematian (ayat 15)
binatang yang keluar dari dalam bumi ini memaksa umat manusia untuk
tunduk kepada otoritasnya dan menyembah binatang yang keluar dari dalam
laut. Karakter binatang-binatang ini akan sangat bertentangan dengan
karakter Yesus.
Tuhan, semoga aku dapat melihat jelas perbedaan
antara "binatang" yang memaksakan kehendaknya dengan roh Yesus yang
rela berkorban diri.
Tuhan memberkati
by : Angelia Charlie
"KABAR BAIK DARI PATMOS" - 19 Agustus 2013
Renungan Pagi "KABAR BAIK DARI PATMOS" 19 Agustus 2013
"Dan aku melihat seekor binatang lain KELUAR DARI DALAM BUMI dan
bertanduk dua SAMA SEPERTI ANAK DOMBA dan ia berbicara SAMA SEPERTI
SEEKOR NAGA" (Wahyu 13:11).
Banyak pelajar Alkitab
menghubungkan binatang ini dengan Amerika Serikat. Mereka merujuk pada
beberapa elemen dalam ayat itu. Satu hal, binatang ini keluar dari dalam
bumi. Setiap kali Kitab Wahyu membandingkan bumi dengan laut (binatang
yang pertama keluar dari dalam laut), itu merupakan elemen positif,
bukannya musuh Allah, suatu pemahaman yang belakangan didukung fakta
bahwa bumi menolong wanita di dalam Wahyu 12 saat dia menghadapi
serangan sang naga.
Tanduknya
yang menyerupai anak domba juga memberikan awal yang positif untuk
binatang ini. Dua puluh delapan kali Kitab Wahyu merujuk pada Yesus
Kristus sebagai Anak Domba. Penggunaan simbol yang kedua puluh sembilan
dari anak domba ada dalam ayat ini. Ada kemiripan dengan anak domba pada
binatang ini saat dia untuk pertama kalinya tampil, namun perlawanannya
dengan naga telah berkurang dan setelah beberapa waktu, dia mulai
berbicara seperti naga. Binatang yang keluar dari dalam bumi menjadi
pemain penentu di kancah dunia, membawa persatuan di zaman akhir dan
menentang umat Allah yang sejati (Wahyu 13:12-18).
Dua puluh
lima tahun yang lalu, pemikiran bahwa Amerika bisa menjadi pemain yang
dominan di kancah dunia agaknya tidak masuk di akal. Dari Vietnam ke
Watergate ke stagflasi ke permintaan maaf Jimmy Carter, tampaknya
popularitas Amerika makin menurun di kancah dunia. Namun skenario Kitab
Wahyu saat ini sangat meyakinkan. Yang dibutuhkan untuk memicu "sang
naga" adalah peristiwa terorisme pada skala yang lebih besar
dibandingkan peristiwa 11 September. Mengutip kata-kata Jenderal Tommy
Franks, yang menumbangkan Saddam di tahun 2003: "Potensi suatu senjata
pemusnah massal dan terorisme, peristiwa yang menimbulkan korban besar
entah di mana di dunia Barat--mungkin di Amerika Serikat--bisa
menyebabkan rakyat kita mempertanyakan Konstitusi kita....dan untuk
menghindari terulangnya peristiwa yang menimbulkan korban besar, di mana
hal ini akan mulai menguraikan struktur Konstitusi kita.
Jika
Anda ingat kengerian serta keputusasaan setelah peristiwa 11 September,
Anda pasti tahu bahwa rakyat Amerika berusaha sekuat tenaga untuk
melindungi diri mereka seandainya sesuatu yang lebih berbahaya terjadi.
Namun hasil akhirnya adalah penghancuran kebebasan dan bangkitnya suara
sang naga. Itulah sebabnya saya gembira bahwa kitab ini adalah "wahyu
Yesus Kristus." "bukannya wahyu binatang yang keluar dari dalam bumi
atau wahyu sang naga. Yesus berjanji untuk senantiasa menyertai kita,
dan Kitab Wahyu meyakinkan kita, Dia akan memimpin pihak yang menang
hingga akhirnya.
Tuhan, terima kasih karena telah memberikan pijakan yang kokoh di dunia yang penuh kengerian ini.
Tuhan Memberkati...
by : Angelia Charlie
"KABAR BAIK DARI PATMOS" - 14 Agustus 2013
Renungan Pagi "KABAR BAIK DARI PATMOS" 14 Agustus 2013
"Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap
orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab
kehidupan dari ANAK DOMBA, YANG TELAH DISEMBELIH" (Wahyu 13:8).
Gambaran ini tidak pernah berhenti membuat saya takjub. Anak Domba,
begitu tak berdosa, mati bagi mereka yang menyembelih-Nya. Dia
menyerahkan nyawa-Nya bagi orang-orang yang mencabut nyawa-Nya. "Bapa,
ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat"
(Lukas 23:34). Belum lama berselang, sebuah skenario serupa terulang
kembali.
Pada malam tanggal 22
Desember 2003, seorang menyusup masuk ke rumah kediaman Ruimar DePaiva,
seorang pendeta di Negara Pulau Palau. Semula perampok itu berniat untuk
mencuri, tetapi karena seluruh anggota keluarga terbangun, pria itu
menyerang mereka hingga semuanya tewas kecuali Melissa yang berumur 10
tahun. Setelah menyiksa Melissa selama 20 jam, pria itu membebaskannya,
dan Melissa melapor ke polisi. Tidak lama kemudian pihak berwenang
menangkap pria itu dan menjebloskanya ke dalam penjara. Perbuatan pria
itu membuat seluruh negeri terpana, dan pemerintah memerintahkan agar
bendera negara diturunkan di mana-mana. Pemakaman kenegaraan
diselenggarakan, dipimpin pemimpin tertinggi pulau itu.
Pada
upacara pemakaman, ibunda Ruimar DePaiva mengambil alih mikrofon tanpa
pemberitahuan sebelumnya. Dia telah mengunjungi penjara tempat si
pembunuh, Justin Hiroshi, ditahan. Berdoa bersama pria yang telah
membunuh putra, menantu, dan cucu lelakinya, dia meyakinkan Hiroshi
bahwa dia mengampuninya. Lalu, saat tahu bahwa ibunda Hiroshi juga hadir
pada pemakaman itu, dia meminta Nyonya Hiroshi bergabung bersamanya
kedepan. Setelah memeluk Nyonya Hiroshi seperti seorang kawan lama, dia
mengumumkan kepada khalayak bahwa mereka adalah "dua orang ibu yang
berduka karena kehilangan putra-putra mereka.
Lalu dia memohon
agar masyarakat tidak menimpakan kesalahan pada diri ibunda Hiroshi
maupun keluarganya. Mereka yang hadir dalam upacara pemakaman itu
dikejutkan lebih jauh dengan pemberitahuan dari pemimpin tertinggi,
bahwa keluarga Hiroshi, dengan segala kekurangan mereka, telah menjual
sebagian besar harta milik mereka dan berniat untuk menyumbangkan uang
tunai sebesar 10.000 dolar untuk menjamin biaya pendidikan Melissa.
Namun saat-saat terindah masih belum tiba.
Saat ditanya di mana
dia ingin tinggal, Melissa mengatakan, "Saya ingin tinggal di Palau
sini." Neneknya menjelaskan kepadanya bahwa itu mustahil.
"Baiklah," jawab gadis itu. "Tapi suatu hari nanti aku akan kembali. Aku akan kembali sebagai misionaris.
Tuhan, tolong aku untuk belajar makna sepenuhnya pengampunan-Mu, supaya
aku dapat mengampuni sesamaku sebagaimana Engkau mengampuni aku.
Tuhan Memberkati...
by : Angelia Charlie
Renungan Pagi "KABAR BAIK DARI PATMOS" 12 Agustus 2013
"Dan kepada binatanng itu diberikan mulut, yang PENUH KESOMBONGAN DAN
HUJAT; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua
bulan lamanya. Lali ia membuka mulutnya untuk MENGHUJAT ALLAH,
MENGHUJAT NAMANYA DAN KEMAH KEDIAMANNYA dan semua mereka yang diam di
surga" (Wahyu 13:5,6).
Dari perspektif manusia, binatang yang
muncul dari laut ini berlaku sempurna. Jika anda ingin menjadi besar dan
dihargai orang, anda perlu "menyombong" sebagaimana yang dilakukan
binatang itu. Biarlah semua orang tahu betapa hebat diri anda. Dan tidak
ada ruginya sedikit menyumpah, biar semua orang tahu betapa kuat dan
hebatnya anda. Dan jangan lupa untuk berjalan dengan gaya sedikit
sombong! Maka orang-orang akan menyimpulkan bahwa anda benar-benar hebat!
Betapa berlawanan dengan Injil! Binatang yang keluar dari laut ini
berusaha menggantikan tempat Yesus Kristus di hati para penduduk bumi.
Dan sampai tahap tertentu, dia berhasil. Namun bagi Yesus yang sejati
kebenaran tidak terletak pada bualan, sumpah serapah, serta sikap pamer.
Kebenaran sejati ditandai dengan sebuah baskom dan kain serbet (Yohanes
13). Dia merendahkan diri, bahkan sampai mati (Flp. 2:5-8).
Pada suatu hari saya menangkap sekilas kebesaran sejati di lapangan
golf. Saya bersama sekelompok teman sedang bermain dan menganggap serius
permainan. Serangkaian sumpah serapah terlontar menyusul
pukulan-pukulan yang jelek, di saat setiap orang berusaha memperlihatkan
bahwa dirinya lebih baik dibandingkan orang lain. Pada lubang ke-17,
ketua klub harus melakukan pukulan yang sangat penting. Lalu dengan
cermat dia bersiap memukul bola. Tetapi ayunan pukulannya terlampau
tinggi. Namun dia diam seribu bahasa dan bersiap-siap untuk mengayunkan
tongkat pemukulnya sekali lagi. Kali ini bukannya memukul bola tetapi
malah membenamkan bola lebih dalam lagi ke tanah! Kembali dia membisu
seribu bahasa. Saya merasa takjub. Namun demikian, dia tidak berkata
apa-apa.
Ketika saya dan kawan-kawan hendak meninggalkan
lapangan permainan, tidak berapa lama kemudian saya menghampiri pria
tersebut, meletakkan tangan di atas bahunya dan berkata, "Perlu orang
yang hebat untuk berbuat seperti apa yang anda lakukan di lubang 17,
tanpa sumpah serapah."
Hari itu saya belajar bahwa siapa pun
bisa menyumpah-sumpah, tetapi orang yang benar-benar berkarakter kuat
adalah orang yang sanggup menghadapi situasi pahit tanpa kehilangan
kontrol. Jauh lebih mudah menjadi ketua sebuah klub golf daripada
mengontrol gaya bahasa atau merendahkan diri untuk melayani orang lain.
Kebesaran sejati tidak diperoleh dengan mengikuti binatang pada ayat di
atas, tetapi dengan mengikuti Anak Domba. Perkataan yang keluar dari
mulut kita mengungkapkan karakter kita yang sesungguhnya. (Tulisan sudah
melalui penyuntingan ulang.--HL)
Tuhan, Engkau telah meninggalkan surga dan menyelamatkanku, lalu menunjukkan kepadaku jalan menuju kebesaran sejati.
Tuhan Memberkati...
by : Angelia Charlie
RENUNGAN BUKA SABAT
RENUNGAN BUKA SABAT KE-31 TANGGAL 3 Agustus 2013
SETAN MENYAMAR SEPERTI KRISTUS
Ayat Alkitab untuk Renungan: “Akulah TUHAN, Allahmu: Hiduplah menurut
ketetapan-ketetapan-Ku dan lakukanlah peraturan-peraturan-Ku dengan
setia, kuduskanlah hari-hari Sabat-Ku, sehingga itu menjadi peringatan
di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah TUHAN,
Allahmu” (Yehezkiel 20: 19, 20)
Adalah pekerjaan anti Kristus
yang mengubah dan memalsukan hari Sabat padahal Allah memerintahkan
untuk menguduskan hari Sabat-Nya. Untuk itu Setan akan berupaya seberapa
dapat, bahkan akan menyamar hingga menyerupai Kristus dengan satu
tujuan hendak menyesatkan semua manusia. Ia akan membuat mujizat dan
tanda-tanda ajaib. Nanti ketika ia mengumumkan hari sabatnya sendiri
barulah ketahuan bahwa ia adalah Kristus palsu.
Pada zaman ini anti
Kristus akan muncul seperti Kristus yang sebenarnya, lalu hukum Allah
akan ditiadakan sepenuhnya pada bangsa-bangsa di dunia ini.
Pemberontakan melawan hukum kudus Allah akan benar-benar menjadi matang.
.Tetapi pemimpin yang sebenarnya atas segala pemberontakan ini adalah
Setan yang berpakaian seperti seorang malaikat terang. Manusia akan
tertipu dan akan meninggikan dia di tempat Allah dan mendewakan dia.
Tetapi Yang Maha Kuasa akan turun tangan dan kepada gereja-gereja yang
murtad yang bersatu dalam meninggikan Setan, hukuman akan berlangsung,
sebab itu segala malapetakanya akan datang dalam satu hari, yaitu sampar
dan perkabungan dan kelaparan dan ia akan dibakar dengan api karena
Tuhan Allah yang menghakimi dia adalah kuat”—Testimonies to Ministries,
hl 62.
“Dengan menyaru seperti malaikat terang, ia (Setan) akan
menjelajahi bumi sama seperti pekerja yang mondar-mandir. Dengan bahasa
yang indah ia akan meninggikan perasaan yang halus. Kata-kata yang baik
akan diucapkannya, begitu juga dengan perbuatan-perbuatan baik Kristus
akan ditiru tetapi pada satu titik akan ada perbedaan yang dapat
dikenal. Setan akan membelokkan orang-orang dari hukuman Allah.”
Fundamental of Christian Educatiaon, hl 471, 472.
“Ia akan
memaklumkan bahwa hari Sabat sudah diubah dari hari ketujuh kepada hari
pertama dalam pekan, dan sebagai tuan atas hari pertama dalam pekan ia
akan menyuguhkan hari sabat palsu sebagai ujian kesetiaan
kepadanya”—Manuscript 153, 1902.
Tidaklah mungkin memberikan satu
gagasan pengalaman umat Allah yang akan hidup di atas bumi bilamana
kemuliaan abadi dan ulangan penganiayaan masa silamn akan bercampur
baur. Mereka akan berjalan di dalam terang yang memancar dari takhta
Allah. Dengan perantaraan malaikat-malaikat akan ada hubungan tetap
antara sorga dan bumi. Dan setan dikeliingi oleh maalikat-malaikat jahat
dan mengakui sebagai Allah akan mengadakan bermacam-macam mujizat untuk
menipu sekiranya mungkin sampai kepada umat pilihan. Umat Allah tidak
akan menemukan keselamatan mereka dalam melakukan mujizat karena setan
akan meniru mujizat yang akan dilakukan.”Umat Allah yang dicobai dan
diuji akan memperoleh kuasa mereka dalam tanda yang dikatakan dalam
Keluaran 31:12-18. Mereka akan menyatakan pendirian mereka dalam
perkataan hidup: “Adalah tersurat”. Inilah satu-satunya landasan di atas
mana mereka dapat berdiri dengan aman.—Testimonies, jilid 9,hl 16.
Angelia Charlie
"KABAR BAIK DARI PATMOS" - 2 Agustus 2013
Renungan Pagi "KABAR BAIK DARI PATMOS" 2 Agustus 2013
"Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh PERKATAAN
KESAKSIAN MEREKA. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke
dalam maut" (Wahyu 12:11).
Kitab Wahyu biasanya menghubungkan
kata "kesaksian" dengan Yesus. "Kesaksian Yesus" adalah penglihatan yang
Yohanes dapatkan (Wahyu 1:2). Itulah alasan mengapa sang nabi ada di
Patmos (ayat 9). Sebagai "harta milik" dari umat sisa zaman akhir (Wahyu
12:17), kesaksian itu adalah roh yang mengilhami nubuatan (Wahyu
19:10). Dan itu adalah kekuatan pendorong yang menyemangati para martir
(Wahyu 20:4). Yesus menawarkan kesaksian-Nya kepada jemaat-jemaat (Wahyu
22:16).
Tapi kata "kesaksian"
bisa juga dihubungkan dengan orang-orang percaya. Jiwa-jiwa di bawah
mezbah, mati martir demi kesaksian mereka (Wahyu 6:9). Dua saksi Allah
memberikan kesaksian sebelum mereka mati (Wahyu 11:7). Dan para pemenang
dapat menang karena perkataan kesaksian mereka (Wahyu 12:11). Kita
mungkin lemah dan tidak sempurna, tetapi kesaksian kita meneladani
kesaksian-Nya. Begitu kita tahu sesuatu tentang Yesus, kita mulai
memberitakan kepada orang-orang tentang Dia.
Seperti orang buta
menuntun orang buta saja. Seorang kawan saya, Jim Park, pada suatu hari
mengunjungi Katedral Santo Paulus di London. Setelah berkeliling
melihat-lihat, dia harus kembali ke stasiun kereta api Waterloo pada jam
sibuk. Seorang pemandu di katedral menyarankan dia naik bus, bukannya
kereta bawah tanah, dan kedengarannya usul itu menarik. Dia naik bus dan
duduk menikmati perjalanan selama 20 menit. Setelah bus beberapa kali
berhenti, seorang pria buta necis naik ke bus dan duduk dekat Jim.
Keduanya berkenalan, dan Jim baru tahu bahwa Roger bekerja di sebuah
rumah produksi musik dan dalam perjalanan pulang. Karena pria buta itu
tidak terbiasa mengambil rute khusus ini ke stasiun Waterloo, dia
meminta Jim untuk memandunya ke sana. Dengan malu-malu Jim menggumam
tentang ketidakpastiannya, namun akan berusaha menolong. Untungnya, ada
pria ketiga yang memandu mereka turun dari bus memasuki stasiun. Roger
katakan, dia bisa naik sendiri ke atas kereta, namun Jim tetap
mengantarnya. Entah bagaimana, mereka dapat bergegas dengan cepat dalam
waktu singkat, dan Roger berhasil naik kereta tepat saat kereta itu
meninggalkan stasiun.
Allah tentu saja tahu ke mana Dia pergi
dan kemana Dia ingin kita pergi. Adalah bijaksana jika kita
berkonsultasi dengan Dia di setiap kelokan dan menyerahkan rencana kita
kepada-Nya. Namun saat kita belajar lebih banyak tentang kehendak dan
jalan-jalan-Nya, kita pun menjadi mata dan telinga-Nya di bumi ini.
Sebagai hasilnya, kita memperoleh hak istimewa menjadi saksi-saksi-Nya
di bumi. Dengan demikian, kita menjadi semakin serupa dengan Dia.
Tuhan, terima kasih karena telah menunjukkan jalan kepadaku. Hari ini aku ingin menjadi "pemandu tur" bagi sesamaku.
BY : Angelia Charlie
"Kabar Baik dari Patmos" - 1 Agustus 2013
Renungan Pagi Hari Ini -- "Kabar Baik dari Patmos"
(1 Agustus 2013)
"Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: .....telah
dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita.....Dan mereka
MENGALAHKAN DIA OLEH DARAH ANAK DOMBA dan oleh perkataan kesaksian
mereka" (Wahyu 12:10,11).
Darah
anak Domba telah tercurah di Taman Getsemani. Darah bertetesan ke tanah
(Lukas 22:44) saat Yesus berjuang untuk menyelaraskan kehendak-Nya
dengan Bapa-Nya (Matius 26:39; Markus 14:36; Lukas 22:42). Akar
pemberontakan manusia terjadi di taman yang pertama. Di Taman Eden, Adam
dan Hawa menolak kehendak Allah dan mempertahankan kehendak mereka
sendiri (Kejadian 3:1-6). Saat Kristus memenangkan peperangan di taman
yang lain, kemenangan-Nya itu adalah kemenangan seluruh umat manusia.
Saya tidak tahu bagaimana dengan Anda, tapi saya menghadapi peperangan
kehendak setiap hari. Walaupun saya tidak perlu berperang melawan
alkohol, tembakau, dan obat-obat terlarang, sering saya bergumul dengan
kecanduan yang lebih "Kristiani." Saya membiarkan diri saya marah saat
keadaan berjalan tidak sesuai keinginan saya. Saya membiarkan
pikiran-pikiran negatif bercokol dalam benak saya. Pergumulan untuk
mengendalikan pemikiran dan tindakan saya seringkali terasa berat.
Belum lama berselang, untuk alasan kesehatan, saya bersumpah untuk
tidak makan apa-apa di malam hari kecuali buah-buahan. Namun saya segera
sadar bahwa banyak hal dapat "menggelincirkan" kehendak ini. Istri atau
putri saya membuat hidangan lezat di malam hari, dan saya begitu ingin
mencicipi. Mungkin tempat kerja atau gereja mengadakan acara sosial.
Atau hari Natal. Daftarnya masih panjang. Lemahnya kehendak sangat jauh
berakar ke dalam kondisi manusia setelah kejatuhan manusia di Taman
Eden.
Jalan menuju kemenangan tetaplah sama. Mustahil kita
menang atas dosa kecuali kita benar-benar meresapi kemenangan Yesus di
kayu salib. Yesus telah sepenuhnya menanggung semua dosa dan kegagalan
kita di kayu salib. (1 Petrus 2:24). Saat kita sadar bahwa Dia telah
menghapus catatan kegagalan kita dengan Diri-Nya, barulah kita bisa
mulai menyelaraskan kehendak kita dengan kehendak Allah dan mematahkan
belenggu masa lalu. Baru saat itulah kita dimerdekakan dari masa lalu
untuk menjadi merdeka saat ini.
Menurut pengalaman saya,
kemenangan ini terjadi dalam dua tahap. Yang pertama, kita perlu
meresapi kebenaran Wahyu 12:11. Salib telah memenangkan peperangan. Yang
kedua, dibutuhkan waktu bagi orang-orang yang terluka dan teraniaya
untuk merasakan apa yang sudah mereka ketahui. Emosi bukan patokan.
Jangan berharap perasaan Anda berubah secara instan karena Anda telah
membaca ini. Anda perlu meresapi kebenaran salib berkali-kali sebelum
perasaan dan kehendak Anda mengakui kemenangan itu.
Tuhan, hari
ini aku menerima kehendak-Mu, tak peduli bagaimana perasaanku. Aku
mengundang-Mu untuk menyelaraskan seluruh keberadaanku sesuai dengan
kehendak-Mu.
By : Angelia Charlie
Friday, August 16, 2013
The Script - Breakeven
"Breakeven"
I'm still alive but I'm barely breathing
Just prayin' to a God that I don't believe in
'Cause I got time while she got freedom
'Cause when a heart breaks, no, it don't break even
Her best days will be some of my worst
She finally met a man that's gonna put her first
While I'm wide awake she's no trouble sleeping
'Cause when a heart breaks no it don't break even... even... no
What am I supposed to do when the best part of me was always you?
And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're OK?
I'm falling to pieces, yeah,
I'm falling to pieces
They say bad things happen for a reason
But no wise words gonna stop the bleeding
'Cause she's moved on while I'm still grieving
And when a heart breaks no it don't break even, even... no
What am I gonna do when the best part of me was always you?
And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're OK?
I'm falling to pieces, yeah,
I'm falling to pieces, yeah,
I'm falling to pieces
(One still in love while the other one's leaving)
I'm falling to pieces
('Cause when a heart breaks no it don't break even)
Oh, you got his heart and my heart and none of the pain
You took your suitcase, I took the blame.
Now I'm tryna make sense of what little remains, ooh
'Cause you left me with no love and honour to my name.
I'm still alive but I'm barely breathing
Just prayin' to a God that I don't believe in
'Cause I got time while she got freedom
'Cause when a heart breaks, no, it don't break...
No, it don't break
No, it don't break even, no
What am I gonna do when the best part of me was always you?
And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're OK?
(Oh glad you're okay now)
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces, yeah
(Oh I'm falling, falling)
I'm falling to pieces,
(One still in love while the other one's leaving)
I'm falling to pieces
('Cause when a heart breaks, no, it don't break even)
Oh, it don't break even no
Oh, it don't break even no
Oh, it don't break even no
Just prayin' to a God that I don't believe in
'Cause I got time while she got freedom
'Cause when a heart breaks, no, it don't break even
Her best days will be some of my worst
She finally met a man that's gonna put her first
While I'm wide awake she's no trouble sleeping
'Cause when a heart breaks no it don't break even... even... no
What am I supposed to do when the best part of me was always you?
And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're OK?
I'm falling to pieces, yeah,
I'm falling to pieces
They say bad things happen for a reason
But no wise words gonna stop the bleeding
'Cause she's moved on while I'm still grieving
And when a heart breaks no it don't break even, even... no
What am I gonna do when the best part of me was always you?
And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're OK?
I'm falling to pieces, yeah,
I'm falling to pieces, yeah,
I'm falling to pieces
(One still in love while the other one's leaving)
I'm falling to pieces
('Cause when a heart breaks no it don't break even)
Oh, you got his heart and my heart and none of the pain
You took your suitcase, I took the blame.
Now I'm tryna make sense of what little remains, ooh
'Cause you left me with no love and honour to my name.
I'm still alive but I'm barely breathing
Just prayin' to a God that I don't believe in
'Cause I got time while she got freedom
'Cause when a heart breaks, no, it don't break...
No, it don't break
No, it don't break even, no
What am I gonna do when the best part of me was always you?
And what am I supposed to say when I'm all choked up and you're OK?
(Oh glad you're okay now)
I'm falling to pieces, yeah
I'm falling to pieces, yeah
(Oh I'm falling, falling)
I'm falling to pieces,
(One still in love while the other one's leaving)
I'm falling to pieces
('Cause when a heart breaks, no, it don't break even)
Oh, it don't break even no
Oh, it don't break even no
Oh, it don't break even no
Subscribe to:
Posts (Atom)
Gelsey Ranya Samosir
Happy Birthday boru Pudan! Gelsey Ranya Samosir.. Namanya berarti Bunga yang menyenangkan. Dengan doa yang mengiringi semoga dia kelak mene...
-
Dear Gwen.. Pernah seseorang bilang ke mama, kalo ulang tahun yang pertama harus dirayain spesial. Karna banyak bayi yang gak bisa melewati ...
-
Aku duduk terdiam di kursi penonton di Lapangan Basket. Entah apa yang terlintas di pikiran ku. Aku hanya merenung, apakah ini adalah saat...
-
Untuk Pria yang pernah berbagi kisah denganku Selamat sore, Aku hanya ingin menyapamu melalui surat ini. Dan aku juga ingin menyampaikan...